Ribuan Warga Padati Jalan Sehat di Makassar, Sambut Kehadiran Gibran
Suasana Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu (25/11/2023). Ratusan ribu warga tumpah ruah mengikuti jalan sehat yang dihadiri Calon Wakil Presiden Koalisi Indonesia Maju, Gibran Rakabuming Raka, bersama Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. Agenda ini menjadi salah satu rangkaian kampanye pasangan Prabowo-Gibran menuju Pemilu 2024.
Sambutan Meriah di Tengah Jalan Utama Makassar
Sejak pagi, massa mulai memadati ruas jalan utama kota. Selain Gibran dan Muzani, acara tersebut juga dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, serta sejumlah pejabat dari partai-partai pendukung Koalisi Indonesia Maju. Kehadiran para tokoh itu menambah kesan bahwa agenda jalan sehat bukan sekadar seremoni, melainkan panggung konsolidasi politik di salah satu daerah penting di Indonesia timur.
Gibran tiba di panggung acara sekitar pukul 07.24 WIT dan langsung disambut riuh peserta. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa bangga atas antusiasme warga Sulawesi Selatan yang memenuhi lokasi kegiatan. Ia juga mengimbau peserta untuk tetap tertib serta menjaga kesehatan selama mengikuti acara.
Muzani Klaim Antusiasme Warga Jadi Modal Kuat
Ahmad Muzani menyebut jumlah peserta yang mencapai ratusan ribu orang sebagai sinyal kuat dukungan masyarakat terhadap pasangan Prabowo-Gibran. Ia mengaku bersyukur atas sambutan besar dari warga Sulawesi Selatan dan menilai momentum itu memperlihatkan optimisme koalisi menghadapi pertarungan politik ke depan.
Emil Dardak, yang juga menjadi juru bicara Gibran dalam kegiatan tersebut, menilai kehadiran putra sulung Presiden Joko Widodo itu mampu menyedot perhatian publik dalam skala besar. Menurut dia, gelombang massa yang hadir menjadi bukti bahwa Makassar memberi respons positif terhadap pasangan nomor urut 2 itu.
Konsolidasi Koalisi Jelang 14 Februari 2024
Kegiatan di Makassar memperlihatkan cara kerja kampanye Prabowo-Gibran yang mengandalkan kedekatan langsung dengan warga. Di tengah dukungan partai-partai koalisi seperti Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, dan lainnya, pasangan ini berupaya menguatkan basis dukungan di lapangan, bukan hanya lewat hasil survei.
Muzani mengingatkan para pendukung agar tidak terlena oleh angka-angka survei yang belakangan menguntungkan. Menurut dia, kerja politik tetap harus dijaga hingga hari pencoblosan pada 14 Februari 2024. Dengan semangat itu, Koalisi Indonesia Maju menargetkan kemenangan satu putaran dalam Pilpres 2024.

