Caleg Partai Perindo, Didin, Membagikan Mie Instan di Pamulang, Tangerang Selatan

by

PAMULANG, TANGERANG SELATAN — Di tengah suasana Balai Warga RT 02/06, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (2/1/2024), politik hadir dalam bentuk yang sederhana: pertemuan langsung, obrolan warga, dan bingkisan mi instan. Di tempat itu, calon legislatif Partai Perindo, Didin Syahbudin, menggelar sosialisasi sekaligus membagikan bantuan kepada warga yang datang.

Didin Serap Aspirasi Warga di Tingkat Lingkungan

Bagi Didin, kegiatan tersebut bukan sekadar memperkenalkan diri kepada pemilih. Sebagai caleg DPRD Tangerang Selatan dari Daerah Pemilihan Pamulang dengan nomor urut 10, ia memanfaatkan kesempatan itu untuk mendengar keluhan warga secara langsung. Salah satu isu yang mencuat adalah banjir yang baru-baru ini terjadi di wilayah Reni Jaya, Pamulang.

Didin menilai persoalan seperti banjir tidak bisa dipandang ringan karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Menurut dia, suara warga di tingkat lingkungan justru menjadi dasar penting bagi wakil rakyat dalam memperjuangkan kebijakan yang lebih dekat dengan kebutuhan sehari-hari.

Perindo Soroti Kesejahteraan dan Ekonomi Warga

Dalam sosialisasi tersebut, Didin juga menekankan pesan Partai Perindo soal kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut partai ingin memberi pemahaman bahwa kesejahteraan bukan hanya soal janji politik, melainkan juga fondasi bagi masa depan ekonomi generasi berikutnya.

Karena itu, pendekatan langsung ke warga dipandang penting. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, cara ini dinilai lebih efektif untuk menjelaskan gagasan partai secara konkret di tengah persaingan politik yang kian padat menjelang Pemilu Legislatif.

UMKM Jadi Perhatian

Didin juga menyinggung perhatian Partai Perindo terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Ia menyebut sektor tersebut sebagai salah satu ikon partai sekaligus bagian dari kerja politik yang ingin menyentuh kebutuhan masyarakat bawah.

Menurut dia, keberpihakan pada UMKM penting karena banyak digerakkan warga di akar rumput. Dari sana, Partai Perindo ingin menunjukkan bahwa politik tidak berhenti pada kampanye, tetapi juga menyentuh persoalan ekonomi yang dihadapi warga setiap hari.