Banjir di Bogor Mengakibatkan 82 Rumah Warga Terendam

by

BOGOR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (17/2/2024) berujung pada banjir yang merendam puluhan rumah warga di Desa Cijayanti. Air meluap setelah tiga aliran kali tak mampu menahan debit air yang meningkat dalam waktu singkat.

Tiga Kali Meluap, Air Masuk ke Permukiman

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam, mengatakan banjir dipicu oleh luapan Kali Cisarapati, Kali Cijayanti, dan Kali Cikeas. Menurut dia, hujan deras yang turun sejak siang membuat aliran air meluber ke permukiman warga.

“Dikarenakan hujan deras serta meluapnya aliran Kali Cisarapati, Cijayanti, dan Cikeas yang mengakibatkan banjir di wilayah tersebut,” kata Adam, Sabtu (17/2/2024).

Empat Kampung Terdampak, 332 Jiwa Terdata

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Sejumlah wilayah yang terdampak meliputi Kampung Cicerewed, Kampung Pasir Maung, Kampung Cijayanti, dan Kampung Babakan. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 1,5 meter di titik tertentu.

Data BPBD Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 82 rumah warga terdampak banjir. Rumah-rumah itu dihuni 72 kepala keluarga dengan total 332 jiwa. Meski air kini telah surut, warga masih sibuk membersihkan rumah dari lumpur dan sisa genangan yang tertinggal.

Warga Masih Bersih-bersih Setelah Air Surut

Adam menyebutkan, kondisi di lokasi berangsur normal setelah air menyusut. Namun, ia menilai perlu ada sodetan pada kali agar daya tampung aliran air bisa lebih baik saat curah hujan kembali tinggi.

“Dibutuhkan sodetan pada kali agar dapat menampung apabila debit air sedang naik,” ucapnya.

Peristiwa ini kembali menunjukkan kerentanan kawasan permukiman di sekitar aliran kali saat hujan deras turun dalam durasi panjang, terutama di wilayah yang berada di dekat pertemuan beberapa aliran air.