Hambalang — Presiden terpilih Prabowo Subianto meminta anggota Partai Gerindra yang lolos menjadi anggota DPR untuk menjaga arah pengabdian mereka tetap jelas: setia kepada rakyat dan bangsa Indonesia, bukan kepada sosok pemimpin semata. Pesan itu ia sampaikan dalam pengarahan di Aula Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (23 September).
Dalam forum internal tersebut, Prabowo menegaskan bahwa jabatan publik hanya bermakna jika digunakan untuk bekerja bagi kepentingan rakyat. Ia menyebut para kader yang berada di garis depan politik harus memegang teguh kesetiaan pada konstituen dan negara.
Kesetiaan untuk rakyat, bukan pribadi
Prabowo secara terbuka meminta agar loyalitas anggota partai tidak diarahkan kepada dirinya sebagai individu. Menurut dia, dukungan hanya layak diberikan selama perjuangan yang dijalankan tetap berada di jalur yang benar.
“Saya meminta kalian untuk tidak setia kepada saya sebagai individu. Selama saya berjuang untuk hal yang benar, saya meminta dukungan kalian. Tapi pada saat kalian merasa bahwa saya sudah tidak lagi berada di jalan yang benar, kalian boleh meninggalkan saya,” tegas Prabowo.
Ia juga mengingatkan bahwa pengabdian politik tidak boleh bergeser menjadi kultus terhadap tokoh. Yang utama, kata dia, adalah keberpihakan pada rakyat yang membutuhkan wakil di parlemen untuk menyuarakan kepentingan mereka.
Komitmen membela yang lemah
Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali menegaskan komitmennya yang selama ini ia gaungkan: membela rakyat kecil, menjaga kehormatan bangsa, dan berdiri untuk kebenaran. Ia menyebut sumpahnya tidak berubah.
“Sumpah saya tetap sama: saya ingin mati demi kebenaran. Saya ingin mati membela rakyat saya, saya ingin mati membela yang miskin, saya ingin mati membela kehormatan bangsa Indonesia, dan saya tidak ragu tentang itu,” ujarnya.
Pengarahan di Hambalang itu memperlihatkan bagaimana Prabowo ingin menempatkan Gerindra dan para wakilnya di DPR sebagai alat perjuangan politik yang berakar pada kepentingan publik. Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa loyalitas politik, dalam pandangannya, harus diuji dari kerja nyata untuk rakyat.
RR
Source link

