Nissan Z Mengalahkan Toyota Supra dalam Penjualan

by

Nissan Z mulai mencuri perhatian di pasar Amerika pada pertengahan 2024. Di tengah persaingan mobil sport dua pintu yang kian ketat, model ini justru melaju lebih kencang ketimbang sejumlah rival lamanya, termasuk Toyota Supra, BMW Z4, dan Subaru BRZ. Dalam laporan penjualan kuartal pertama tahun ini, Nissan Z mencatat lonjakan 221 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total 2.154 unit. Angka itu juga membuat Z berhasil melampaui Mazda MX-5 Miata.

Nissan Z jadi titik terang di lini performa Nissan

Peningkatan penjualan Nissan Z menjadi sinyal penting bagi Nissan, terutama karena model ini sempat berada dalam bayang-bayang pasar yang tidak stabil. Kenaikan tersebut menguat pada Juli, setelah sejak awal tahun perusahaan membangun momentum positif. Untuk segmen sport coupe, capaian itu tergolong menonjol karena datang di saat banyak merek lain masih berjuang menjaga minat konsumen.

Meski begitu, performa Nissan secara keseluruhan tidak ditopang oleh satu model saja. Di Amerika Serikat, penjualan merek Jepang ini naik 6,3 persen pada kuartal tersebut, terutama berkat lini sedan. Nissan Versa, Sentra, dan Altima sama-sama membukukan kenaikan signifikan. Versa bahkan melonjak 156 persen, seiring posisinya sebagai mobil termurah di Amerika untuk model 2025, dengan harga mulai 18.330 dolar AS.

SUV dan truk masih tertekan

Di sisi lain, sejumlah model andalan Nissan justru mengalami penurunan. Rogue turun 31,6 persen, Titan anjlok 62,5 persen, dan Frontier melemah 26,7 persen. Kondisi itu menunjukkan bahwa pemulihan Nissan belum merata di semua segmen. Namun, ada pula titik terang dari lini crossover. Kicks mencatat kenaikan 84,8 persen, sementara Murano naik 84,1 persen.

Untuk memperbaiki kinerja model yang tertekan, Nissan juga telah memangkas harga Rogue dan Pathfinder 2025. Langkah ini diambil untuk mendorong penjualan di tengah pasar yang bergerak cepat dan persaingan yang semakin rapat. Bagi Nissan, capaian Z memberi napas segar, tetapi tantangan terbesar tetap ada pada bagaimana menjaga keseimbangan antara mobil sport yang sedang naik daun dan model volume yang masih tertinggal.

Source link