Mengapa Pemilik Mazda Miata Jarang Mengendarai Mobilnya?

by

Mazda MX-5 Miata selama ini dikenal sebagai salah satu mobil sport yang paling masuk akal untuk dipakai harian. Ringan, lincah, dan tetap nyaman, mobil ini kerap dipuji karena tidak terlalu menuntut pemiliknya. Namun, data terbaru justru menunjukkan hal yang berbeda: banyak pemilik Miata tampaknya lebih sering menyimpannya di garasi ketimbang membawanya keluar jalan.

Miata justru paling jarang dipakai

Temuan itu datang dari studi iSeeCars.com yang menganalisis lebih dari 1 juta pembacaan odometer mobil bekas berusia tiga tahun yang dijual antara November 2024 hingga April 2025. Dari hasil analisis tersebut, Mazda MX-5 Miata tercatat hanya menempuh rata-rata 5.073 mil per tahun. Angka itu jauh di bawah rata-rata nasional, menempatkan Miata sebagai mobil yang paling jarang dikendarai dalam daftar tersebut.

Di belakangnya menyusul GMC Hummer EV dan Mazda MX-5 Miata RF. Pola ini menguatkan dugaan bahwa Miata lebih sering diperlakukan sebagai mobil akhir pekan, bukan kendaraan utama untuk mobilitas sehari-hari.

Mobil hobi, bukan kendaraan utama

Karakter Miata memang sejak lama melekat sebagai mobil sport kompak yang menyenangkan dikendarai. Banyak pemilik tampaknya membeli mobil ini bukan untuk menempuh jarak jauh setiap hari, melainkan untuk menikmati sensasi berkendara saat waktu luang. Karena itu, tidak mengherankan bila jarak tempuh tahunannya rendah.

Studi ini juga memperlihatkan bahwa tren serupa terjadi pada sejumlah mobil listrik. Mazda MX-30 EV, Ford F-150 Lightning, dan GMC Hummer EV turut masuk daftar mobil yang jarang digunakan. Faktor jangkauan yang terbatas disebut menjadi salah satu alasan mengapa mobil-mobil tersebut lebih sering dipakai untuk perjalanan pendek atau lokal.

Berbeda dengan van dan SUV

Di sisi lain, daftar mobil yang paling banyak digunakan di Amerika Serikat cenderung diisi van dan SUV seperti Chrysler Pacifica, Chevrolet Suburban, dan Ford Expedition Max. Jenis kendaraan ini memang lebih sering dipilih untuk kebutuhan keluarga, perjalanan panjang, dan aktivitas yang menuntut frekuensi penggunaan tinggi.

Menariknya, beberapa model seperti Chevrolet Malibu dan Ford Mustang convertible justru mencatat jarak tempuh tinggi karena kerap digunakan sebagai armada sewa. Kondisi itu membuat angka odometer mereka terdorong naik secara signifikan dibanding mobil pribadi pada umumnya.

Dengan hasil seperti ini, Miata kembali menunjukkan posisinya yang unik di pasar: mobil yang dicintai karena sensasi berkendaranya, tetapi justru lebih sering dinikmati sesekali ketimbang dipakai setiap hari.

Source link