Pabrikan Memperkenalkan Hypercar Terinspirasi SLR Stirling Moss

by

Engler Mosslr hadir sebagai tafsir baru atas SLR Stirling Moss, dengan produksi yang sengaja dibatasi hanya 75 unit. Di tengah pasar hypercar yang semakin padat oleh model-model eksotis, nama Mosslr langsung mencuri perhatian karena membawa napas nostalgia sekaligus ambisi modern. Mobil ini diposisikan sebagai penghormatan terhadap Mercedes-Benz SLR McLaren Stirling Moss, salah satu mobil paling ikonik yang lama menjadi rujukan para kolektor.

Hanya 75 unit, dibangun untuk pasar sangat terbatas

Engler tidak sekadar menjual performa, tetapi juga kelangkaan. Mosslr disiapkan dalam jumlah sangat terbatas, yakni 75 unit, sehingga sejak awal diarahkan untuk kalangan kolektor dan pemburu mobil unik. Pendekatan ini membuat Mosslr lebih dekat ke objek koleksi ketimbang sekadar kendaraan harian. Harga awalnya dipatok mulai dari €710.000, dan saat ini Engler sudah mulai menerima deposit.

Di atas kertas, Mosslr menawarkan beberapa pilihan powertrain yang berbeda. Varian dasar V-8 disebut mampu menghasilkan 740 tenaga kuda. Di atasnya, trim V8 Performance melonjak jauh hingga 986 hp. Sementara itu, Collector’s Edition dengan mesin V-12 menawarkan 838 hp, angka yang justru berada di bawah versi V-8 performa. Meski demikian, setiap varian tetap menempatkan Mosslr di jajaran mobil berperforma tinggi yang serius.

Kecepatan tinggi, tetap membawa bayang-bayang Stirling Moss

Soal kecepatan, Engler tampaknya ingin memastikan Mosslr tidak hanya tampil eksklusif, tetapi juga benar-benar kencang. Varian V-8 entry-level diklaim mampu melaju hingga 200 mph. Trim performa bahkan disebut bisa menembus lebih dari 217 mph, menyamai kemampuan SLR Stirling Moss asli. Adapun versi V-12 juga mampu melampaui 200 mph, mempertegas posisinya sebagai hypercar yang tidak hanya mengandalkan nama besar.

Di bagian kabin, Engler memilih pendekatan mewah dengan jok kulit premium dan sistem suara bernama Time Machine. Sentuhan ini menunjukkan bahwa Mosslr tidak dibangun semata untuk angka tenaga dan kecepatan, tetapi juga untuk pengalaman berkendara yang dibuat terasa istimewa. Bagi Engler, proyek ini menjadi kelanjutan dari jejak ambisius mereka lewat F.F, Desat, Concept Engler V12, dan Engler CoupeTail.

Produksi disebut hampir dimulai

CEO Viktor Engler mengatakan fase pengembangan Mosslr sudah hampir rampung dan perusahaan siap memasuki tahap produksi. Pernyataan itu menandai bahwa mobil ini bergerak dari sekadar proyek konsep menuju model yang benar-benar akan dibuat. Meski masih berstatus prototipe, Mosslr kini kian dekat ke jalan raya, setidaknya bagi 75 pembeli yang bersedia masuk lebih awal ke daftar pemesanan.

Dalam lanskap supercar modern, Mosslr mencoba mengambil tempat yang berbeda: bukan yang paling massal, bukan pula yang paling sederhana, melainkan yang paling sulit didapat. Dan justru di situlah daya tarik utamanya.

Source link