Dunia masih sangat bergantung pada listrik meskipun beberapa perubahan telah terjadi karena kebijakan pemerintahan AS. Namun, pasar terbesar di dunia masih menggunakan listrik. Karena itu, listrik tetap menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan-perusahaan global agar tetap bersaing. RideApart melaporkan tentang kendaraan listrik masa depan dalam ruang olahraga listrik, dengan fokus jangka panjang. Sebagian besar dunia powersports berada di depan kurva dalam mengadopsi kendaraan listrik. Contohnya, Ski-Doo baru-baru ini mengajukan paten untuk kereta luncur gunung listrik pertama di dunia.
Ski-Doo telah memiliki mobil salju listrik untuk jalan setapak, namun kereta luncur gunung yang dipatenkan ini tampaknya menjadi inovasi terbaru dari merek tersebut. Spacer paten ini dirancang untuk memasang paket baterai ke subframe mobil salju listrik dengan desain yang memungkinkan aktivitas di pedalaman. Ski-Doo nampaknya ingin memperluas jangkauan elektrifikasi, terutama setelah sukses dengan mobil salju listrik seperti Grand Touring dan Expedition.
Meskipun demikian, tantangan infrastruktur pengisian daya dan ukuran yang relatif kecil pada mobil salju listrik ini menjadi perhatian utama. Perusahaan seperti BRP, induk dari Ski-Doo, berkomitmen untuk terus berinovasi dengan kendaraan listrik. Namun, peluncuran kereta luncur gunung listrik ini mungkin tertunda karena ancaman tarif dan insentif yang belum stabil. Tidak ada kepastian kapan kendaraan inovatif ini akan dipasarkan, namun produsen terus memantau kondisi ekonomi yang menguntungkan untuk meluncurkannya.





