RIO DE JANEIRO — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi salah satu sorotan dalam foto resmi para kepala negara dan pemerintahan serta negara mitra pada Konferensi Tingkat Tinggi BRICS 2025 di Museum of Modern Art (MAM), Rio de Janeiro, Brasil. Dalam momen itu, Prabowo tampak berada di barisan depan bersama para pemimpin dunia, sebuah penempatan yang memperlihatkan posisi Indonesia dalam forum ekonomi dan politik global tersebut.
Di sela agenda resmi, Prabowo terlihat berbincang hangat dan bertukar salam dengan sejumlah pemimpin, termasuk Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. Interaksi singkat itu menjadi perhatian publik internasional, bukan semata karena suasana akrab antarpemimpin, melainkan juga karena menandai kehadiran Indonesia sebagai anggota baru BRICS yang mulai ikut masuk ke lingkaran pembahasan strategis kelompok tersebut.
Indonesia di panggung BRICS
Keikutsertaan Indonesia dalam foto bersama para pemimpin BRICS 2025 dibaca sebagai penegasan atas peran strategis Jakarta dalam percaturan global. Bagi Indonesia, kehadiran di forum ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya memperluas ruang diplomasi dan memperkuat kerja sama dengan negara-negara berkembang yang memiliki pengaruh besar di tingkat internasional.
Di hari kedua KTT BRICS 2025 di Brasil, para pemimpin dijadwalkan menghadiri sesi pleno dengan sejumlah isu utama, mulai dari lingkungan, persiapan COP30, hingga kerja sama kesehatan global. Agenda tersebut menunjukkan bahwa BRICS tidak hanya membahas ekonomi dan geopolitik, tetapi juga menempatkan isu keberlanjutan dan kesehatan sebagai bagian dari pembicaraan bersama.
Agenda yang menuntut posisi aktif
Kehadiran Prabowo dalam forum itu sekaligus menegaskan sikap Indonesia untuk terlibat dalam pembentukan tata kelola global yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dalam konteks BRICS yang semakin diperluas, posisi Indonesia dinilai penting untuk menjaga keseimbangan kepentingan negara berkembang, terutama di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap transisi energi, krisis iklim, dan ketahanan sistem kesehatan.
Dengan tampil di barisan terdepan pada sesi foto resmi, Indonesia seolah ingin menunjukkan bahwa kehadirannya di BRICS bukan pelengkap, melainkan bagian dari upaya aktif membangun pengaruh di forum yang kini menjadi salah satu arena penting dalam percaturan dunia.
Source link

