MANADO — Bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona V yang terbakar di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, hingga Minggu malam belum juga bisa didekati petugas. Asap tebal yang masih keluar dari bagian buritan membuat pemeriksaan lanjutan belum memungkinkan dilakukan.
Asap dari buritan belum padam
Humas Kantor SAR Manado, Nuriyadin Gumelang, mengatakan kondisi kapal masih belum aman untuk diakses. “Kapal masih mengeluarkan asap dari bagian buritan, sehingga pemeriksaan lebih lanjut belum dapat dilakukan,” ujarnya. Situasi itu membuat proses identifikasi kondisi bangkai kapal dan penanganan lanjutan tertunda.
KMP Barcelona V terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Melonguane menuju Pelabuhan Manado. Di atas kapal tercatat ada 280 penumpang dan 15 anak buah kapal (ABK). Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WITA berdasarkan informasi Basarnas.
Tim gabungan masih menunggu situasi aman
Sejak siang, sejumlah unsur penanganan sudah dikerahkan ke lokasi, mulai dari Basarnas, Bakamla RI, Satpolair, hingga PSDKP Bitung. Namun hingga pukul 19.00 WITA, kapal tetap belum dapat diakses karena faktor keselamatan masih menjadi pertimbangan utama.
Di tengah upaya pencarian dan penanganan yang masih berlangsung, data sementara yang disampaikan Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Sarhan Antili, menyebutkan empat orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, fokus tim di lapangan masih tertuju pada memastikan kondisi kapal benar-benar aman sebelum pemeriksaan bangkai dilakukan lebih jauh.
Source link





