Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menggelar acara Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) 2025 dengan tema Wastra Heritage Market. Acara ini diikuti oleh 77 UMKM, termasuk UMKM fashion, UMKM kuliner, dan UMKM berskala nasional. Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menyampaikan bahwa pengangkatan wastra bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi kreatif yang mendorong ekosistem wastra digital dan memperkuat identitas budaya Sulsel.
Bank Indonesia memberikan bantuan sarana dan prasarana produksi kepada UMKM unggulan seperti Amelia Art Toraja, PT Karya Rappo Indonesia, CV Monity Jaya Bersama, PT Clemira Sukses Bersama, dan PT Sinar Maju Bersama Inti. Lily Gunawan dari Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan ini. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi dukungan dari Bank Indonesia dan berbagai program dukungan pemerintah terhadap UMKM.
Selain pameran, KKS 2025 juga menawarkan berbagai aktivitas menarik seperti edukasi, workshop, fashion show wastra lokal, dan business matching bersama Bank Sulselbar dan Bank Mandiri. Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk mendukung produk wastra Sulsel dan UMKM lokal yang siap bersaing di pasar global. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemberdayaan UMKM di Sulawesi Selatan.





