Kalla Aspal memperkuat langkah bisnisnya di pasar aspal curah nasional dengan membuka fasilitas distribusi baru di Terminal Aspal Curah (TAC) Cilegon, Banten. Kehadiran titik suplai di wilayah barat Pulau Jawa ini menjadi sinyal bahwa kebutuhan material untuk proyek infrastruktur di kawasan tersebut terus meningkat, sekaligus mendorong perusahaan memperluas jangkauan layanan agar lebih dekat dengan pusat pembangunan.
Mulai beroperasi sejak Juni 2025
Fasilitas distribusi Cilegon mulai beroperasi pada Juni 2025 dan mencatat pengiriman perdana pada 13 Juni 2025. Dari titik ini, Kalla Aspal menyalurkan aspal curah ke sejumlah proyek strategis di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Ekspansi tersebut diposisikan sebagai langkah strategis untuk menjawab tingginya permintaan aspal curah di kawasan yang menjadi salah satu episentrum pembangunan nasional.
Pasokan diperkuat untuk proyek besar
Fasilitas baru di Cilegon dilengkapi dua tangki penyimpanan berkapasitas 3.000 dan 5.000 metrik ton, dengan total kapasitas mencapai 8.000 metrik ton. Dengan kapasitas itu, Kalla Aspal menargetkan suplai yang lebih stabil dan berkelanjutan, terutama untuk kebutuhan proyek berskala besar dari sektor pemerintah maupun swasta. Kehadiran infrastruktur distribusi ini juga memperkuat posisi perusahaan dalam menjaga kecepatan layanan dan keandalan pengiriman.
Jaringan distribusi makin luas
Sebagai bagian dari KALLA, Kalla Aspal menjalankan prinsip kerja 5A: Aman, Andal, Akurat, Aktif, dan Adaptif dalam operasionalnya. Prinsip tersebut menjadi dasar perusahaan membangun reputasi sebagai mitra logistik di sektor konstruksi. Saat ini, jaringan distribusi Kalla Aspal telah menjangkau Sulawesi, Kalimantan, NTB, Papua, hingga Jawa Barat. Ekspansi ke Cilegon menambah titik penting dalam strategi perusahaan untuk menopang pembangunan infrastruktur Indonesia yang terus bergerak ke arah lebih luas dan berkelanjutan.





