Pimpinan PCO Dorong Sumut Utara Percepat Infrastruktur Layanan Gizi

by

Pimpinan PCO Dorong Sumut Percepat Infrastruktur Layanan Gizi

SERDANG BEDAGAI — Pemerintah pusat mendorong Sumatera Utara mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), terutama melalui penambahan Unit Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Desakan itu disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO), Hasan Nasbi, saat meninjau SPPG Cempedak Lobang di Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (30 Juli).

Respons atas Antusiasme Publik

Hasan menilai, salah satu pekerjaan paling mendesak pemerintah saat ini adalah menjawab tingginya harapan publik terhadap program MBG. Menurut dia, masih banyak masyarakat yang belum merasakan langsung manfaat program tersebut, sehingga percepatan pembangunan SPPG menjadi kunci agar layanan bisa segera menjangkau lebih banyak anak sekolah.

“Itulah mengapa kolaborasi antara pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional (BGN), dan pemimpin daerah sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak sekolah segera dapat menerima makanan bergizi gratis,” kata Hasan.

Ia juga meminta pemerintah daerah lebih aktif mendukung pengembangan SPPG, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hasan menekankan bahwa dukungan daerah tidak hanya dibutuhkan dalam penentuan lokasi yang tepat, tetapi juga dalam mempercepat proses pembangunan agar layanan gizi bisa segera beroperasi.

Peran Daerah dan Swasta Dinilai Penting

Selain mengandalkan koordinasi antarlembaga pemerintah, Hasan menyoroti perlunya keterlibatan sektor swasta dalam memperluas jaringan SPPG. Ia menyebut kemitraan publik-swasta dapat menjadi salah satu jalan untuk mempercepat penyediaan fasilitas yang dibutuhkan program MBG.

Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan optimistis target pembangunan SPPG di provinsi itu bisa bergerak cepat. Ia menyebut, pemerintah pusat menetapkan target 1.732 SPPG untuk Sumatera Utara, sementara saat ini baru 77 unit yang telah berdiri.

Target 200 SPPG dalam Waktu Dekat

Bobby mengatakan jumlah itu masih akan terus bertambah. Dalam dua minggu ke depan, ia menargetkan ada 89 unit SPPG, termasuk 12 unit tambahan yang tinggal menunggu aktivasi akun virtual. Dalam satu bulan, pemerintah daerah juga menyiapkan penambahan 29 unit lagi.

“Melihat dari progres mingguan, kami yakin Sumatera Utara dapat mencapai target tersebut dalam waktu dekat,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, setiap kabupaten dan kota di Sumatera Utara diharapkan membangun setidaknya tiga SPPG sebagai kontribusi pemerintah daerah, di luar unit yang dibangun oleh mitra swasta. “Target itu berlaku untuk unit yang dibangun oleh pemerintah daerah, tidak termasuk yang dibangun oleh sektor swasta,” tegasnya.