Arctic Cat Bangkit Lagi, Produksi Kembali Dimulai Usai Hampir Tutup
Arctic Cat sempat berada di ujung tanduk setelah Textron Inc mengumumkan berakhirnya perusahaan yang selama ini dikenal sebagai produsen mobil salju dan kendaraan side-by-side. Situasi itu makin berat setelah sebelumnya terjadi pemutusan hubungan kerja dan penghentian produksi. Namun, langkah penyelamatan datang dari sekelompok investor yang dipimpin mantan eksekutif Arctic Cat, sehingga merek ini tidak benar-benar tenggelam.
Di Bawah Argo, Pabrik Kembali Bergerak
Di bawah payung perusahaan Argo, Arctic Cat kembali dihidupkan. Aktivitas produksi mulai berjalan lagi, disertai perekrutan ulang sejumlah pekerja di fasilitas Thief River Falls dan Cloud City. Kembalinya lini produksi ini menjadi titik balik penting bagi perusahaan yang sempat dianggap tinggal nama.
Model yang sudah kembali diproduksi antara lain Arctic Cat Wildcat XX dan mobil salju remaja Kitty Cat. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berupaya bertahan, tetapi juga mulai menata kembali portofolio produknya untuk pasar powersport.
Fokus Baru: Mendengar Pengendara
Menurut Brad Darling, Presiden dan CEO Arctic Cat, perusahaan kini ingin kembali ke akar bisnisnya, yakni memahami kebutuhan pelanggan. Ia mengatakan Arctic Cat tengah menyiapkan produk off-road baru dengan pendekatan yang lebih dekat pada keinginan pengendara.
Bagi industri powersport, kebangkitan Arctic Cat menjadi kabar yang jarang datang di tengah ketatnya persaingan dan tekanan pasar. Setelah sempat dipandang akan menghilang, merek ini kini kembali memiliki peluang untuk tumbuh, dengan tantangan besar tetap menunggu di depan.
Source link





