Suasana hangat terpancar dari pertemuan antara Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dengan puluhan pedagang kuliner UMKM Pasar Cidu di Balai Kota Makassar. Saat itu, mereka tidak hanya berbincang santai namun juga berbagi harapan agar lapak kuliner mereka dapat lebih tertata, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung. Melalui dialog mendalam, Munafri tidak hanya mendengarkan keluhan pedagang namun juga memberikan solusi konkret seperti penataan ketertiban, kebersihan, dan pengelolaan parkir. Selain itu, penerapan transaksi non-tunai berbasis QRIS juga diusulkan sebagai langkah awal untuk menjadikan Pasar Cidu sebagai destinasi kuliner malam yang berkelas di Makassar.
Sebagai pemimpin Kota Makassar, Munafri merespons aspirasi pedagang kuliner UMKM di Pasar Cidu dengan menawarkan solusi yang komprehensif, mulai dari penataan ketertiban, kebersihan, pengelolaan parkir, hingga transaksi non-tunai. Ia menyatakan komitmennya untuk mencari solusi bersama agar Pasar Cidu tetap beroperasi namun dalam suasana yang kondusif, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan Pasar Cidu sebagai pusat ekonomi yang nyaman serta berdaya saing.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir beberapa pejabat kota seperti Sekda Kota Makassar, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Camat Ujung Tanah, dan perwakilan SKPD terkait. Mereka membahas tentang pentingnya survei, standarisasi, dan penataan kawasan kuliner Pasar Cidu agar dapat menjadi night market resmi yang ikonik. Munafri juga menegaskan bahwa ketertiban parkir akan menjadi syarat mutlak untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Makassar berharap Pasar Cidu dapat menjadi destinasi wisata malam yang memberi kebanggaan bagi warga kota. Munafri menekankan pentingnya kolaborasi antara kecamatan, SKPD, DPRD, dan masyarakat dalam menjaga kawasan kuliner tersebut. Ia juga menegaskan bahwa penataan yang telah disepakati bersama harus dijaga dengan baik karena dapat menjadi sumber penghidupan bagi para pedagang. Munafri bahkan menyatakan kesiapannya untuk membuka resmi kawasan kuliner Pasar Cidu setelah seluruh persyaratan terpenuhi, sebagai bentuk dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar.





