Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah angkat bicara terkait pencabutan kartu identitas Pers Istana yang dimiliki oleh jurnalis CNN Indonesia Diana Valencia. Pras menegaskan akan mencari solusi terbaik terkait tindakan yang dilakukan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden. Ia juga menyatakan telah memerintahkan BPMI untuk berkomunikasi dengan CNN Indonesia, serta akan melakukan pertemuan dengan mereka pada hari Senin. Dewan Pers juga angkat suara menyuarakan permintaan agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan. Mereka menegaskan pentingnya menghormati kemerdekaan pers serta menyerukan agar tugas jurnalistik dapat dilakukan tanpa hambatan. Pencabutan ID liputan terjadi setelah Diana bertanya kepada Presiden Prabowo Subianto tentang Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam sebuah wawancara. CNN Indonesia telah mengirim surat resmi ke istana untuk meminta penjelasan lebih lanjut, sementara Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menekankan pada perlunya menjunjung tinggi kemerdekaan pers sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Semua pihak diharapkan untuk menghormati fungsi dan tugas pers guna menjaga iklim kebebasan pers di Indonesia.
Mensesneg Bongkar Alasan Pencabutan ID Wartawan CNN Indonesia



