JAKARTA — Penyelidikan ledakan di SMAN 72 Jakarta mengarah pada temuan penting. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri menemukan sisa bahan peledak di rumah pelaku yang disebut terkait dengan peristiwa di sekolah itu. Temuan tersebut memperkuat rangkaian barang bukti yang tengah dirangkai penyidik untuk mengurai asal-usul ledakan.
Sisa bahan peledak ditemukan di rumah pelaku
Kabid Balmetfor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Ari Kurniawan Jati, mengonfirmasi bahwa sisa bahan peledak dengan kekuatan rendah itu ditemukan saat penyelidikan di rumah pelaku. Menurut dia, hasil uji laboratorium menunjukkan bahan peledak tersebut identik dengan sisa bom yang ditemukan di dua lokasi ledakan. Temuan ini telah diserahkan kepada penyidik untuk dipakai sebagai barang bukti dalam penanganan perkara.
Jejak ledakan di sekolah dan pemeriksaan saksi
Ledakan sebelumnya terjadi di SMAN 72 Jakarta Utara dan tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi mengakibatkan 96 orang terluka. Dari pemeriksaan terhadap 16 saksi, termasuk tersangka, keluarga, siswa, dan guru, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyebut pelaku sebagai sosok yang tertutup dan jarang bergaul. Keterangan itu disampaikan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya.
Barang bukti jadi kunci pengungkapan kasus
Dengan ditemukannya sisa bahan peledak di rumah pelaku, penyidik kini memiliki rangkaian bukti yang saling menguatkan antara lokasi ledakan di sekolah dan temuan di tempat tinggal pelaku. Dalam kasus seperti ini, hasil laboratorium kerap menjadi penentu untuk memastikan keterkaitan bahan yang dipakai, sekaligus menegaskan konstruksi peristiwa yang sedang disusun aparat.
Source link





