12 tahun telah berlalu sejak Porsche memperkenalkan 918 Spyder, supercar bertenaga listrik yang pertama kali diluncurkan di Frankfurt Motor Show pada bulan September 2013. Pada saat itu, mobil ini dianggap sebagai model produksi tercepat yang pernah keluar dari Zuffenhausen, mampu mempercepat dari 0 hingga 62 mph (100 km/jam) dalam 2,6 detik. Tetapi kini, sebuah SUV yang jauh lebih berat berhasil mengalahkan kecepatan 918 Spyder dalam sebuah perlombaan drag race yang diselenggarakan oleh Porsche.
Dalam perlombaan tersebut, Cayenne Turbo Electric berhasil mengungguli 918 Spyder dengan selisih waktu sepersepuluh detik di garis finish. Meskipun Cayenne Turbo Electric yang beratnya mencapai 5.831 pon memerlukan waktu dua setengah detik untuk menyelesaikan perlombaan, ketangguhan mobil ini mampu menyaingi performa dari 911 Turbo S. Namun, dalam hal percepatan hingga mencapai 124 mph (200 km/jam), 918 Spyder masih tetap unggul, bahkan sanggup melakukannya dalam waktu 7,3 detik yang lebih cepat daripada Cayenne Turbo Electric.
Duel antara 918 Spyder dan Cayenne Turbo Electric yang diselenggarakan Porsche ditampilkan dalam video promosi yang menampilkan Mark Webber dan pembalap Formula E, Gabriela Jílková. Meskipun hasil perlombaan berakhir seri, tujuan dari video tersebut adalah untuk menyoroti keunggulan respons motor listrik yang hampir seketika, meskipun dalam hal kecepatan mobil tersebut. Jika dilihat dari segi performa, 918 Spyder masih lebih unggul daripada Cayenne Turbo Electric, meskipun saat ini Taycan Turbo GT dengan Paket Weissach-lah yang menjadi mobil Porsche tercepat dengan akselerasi 0-62 mph (100 km/jam) dalam 2,2 detik.
Porsche juga telah memperkenalkan konsep hypercar listrik Mission X pada tahun 2023, namun belum ada konfirmasi apakah akan ada versi produksi dari mobil tersebut. Seiring dengan fokus Porsche pada mesin pembakaran, kemungkinan Mission X tidak akan segera hadir di jalanan. Namun, jika penerus 918 Spyder dirilis sebagai mobil listrik murni, Porsche memiliki target untuk membuatnya menjadi mobil jalan raya tercepat di Nürburgring, dengan rasio power-to-weight 1:1, dan lebih banyak downforce daripada 911 GT3 RS.





