Pascabanjir Aceh: Gajah-gajah Dikerahkan Bersihkan Puing Kayu

by -94 Views

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah menggunakan empat ekor gajah terlatih untuk membantu membersihkan puing kayu di pemukiman penduduk di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh setelah terdampak banjir bandang pada akhir November. Gajah-gajah tersebut, dengan nama Abu, Mido, Ajis, dan Noni, dikerahkan oleh KSDA Wilayah Sigli, Aceh, untuk melakukan pembersihan di lokasi yang sulit dijangkau oleh alat berat.
Pada hari Senin, para mahot atau pawang gajah membimbing gajah-gajah itu dalam membersihkan puing-puing kayu di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Mereka bertujuan membersihkan material yang terperangkap di rumah-rumah penduduk dan membuka akses jalan yang tertimbun bekas banjir.
Dalam upaya pembersihan tersebut, gajah-gajah juga diharapkan dapat membantu evakuasi korban yang belum ditemukan. Kehadiran gajah-gajah terlatih dari BKSDA Aceh disambut baik oleh Polres Pidie Jaya sebagai bantuan dalam membersihkan puing-puing pasca bencana banjir.
Kegiatan pembersihan berfokus di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, yang sangat terdampak oleh tumpukan kayu dan lumpur. Selain itu, gajah-gajah juga akan digunakan untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada korban banjir di Pidie Jaya. Gajah-gajah ini sudah memiliki pengalaman dalam membantu proses pembersihan pasca-bencana, termasuk saat bencana tsunami Aceh pada tahun 2004.
Dengan adanya gajah-gajah terlatih ini, diharapkan proses pembersihan dan pemulihan pasca-bencana di Pidie Jaya dapat berjalan lebih lancar. Akses ke daerah lain masih sulit dijangkau, namun BKSDA Aceh siap membantu apabila diperlukan ke depan.

Source link