Dokter perawatan anti penuaan sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Clarin Hayes, M.Biomed (AAM), memberikan tips untuk menjaga kesehatan mental di tengah tingginya paparan konten media sosial. Menurut Clarin, era digital membawa dampak psikologis seperti kecanduan media sosial, fear of missing out (FOMO), dan kecemasan dari perbandingan dengan orang lain di media sosial. Hal ini dapat meningkatkan angka depresi, kecemasan, dan rasa kesepian. Bersosialisasi di dunia maya tidak dapat menggantikan interaksi tatap muka yang lebih mendalam.
Paparan informasi berlebihan dari media sosial juga bisa memicu cognitive overload, menyebabkan gangguan fokus dan kesulitan menyelesaikan tugas. Stres digital kronis juga berisiko mempercepat proses penuaan dan menurunkan kualitas kesehatan. Untuk mengelola paparan konten media sosial, Clarin menyarankan untuk mengalokasikan waktu bebas dari aktivitas digital, mengevaluasi jenis konten yang dikonsumsi, terhubung dengan tujuan yang jelas saat menggunakan gadget, dan membatasi konten yang tidak bermanfaat bagi kesehatan kognitif.
Pentingnya kesehatan digital sangat memengaruhi emosi dan kesehatan mental seseorang, yang pada akhirnya mempengaruhi umur panjang mereka. Itulah mengapa perlu untuk memperhatikan cara berinteraksi dengan media sosial agar tidak merusak kesehatan dan keseimbangan emosi seseorang.





