Memiliki akses ke lebih dari 25.000 Supercharger Tesla merupakan keuntungan besar bagi pemilik mobil listrik non-Tesla. Meskipun kios pengisian daya cepat DC terbesar dan terpercaya di Amerika Utara ini bisa menjadi penyelamat, namun dirancang khusus untuk Tesla EV yang memiliki port pengisian daya di bagian belakang mobil. Hal ini menyulitkan pemilik mobil listrik lainnya, seperti Ford, Rivian, dan General Motors, karena panjang kabel yang pendek memaksa mereka untuk menggunakan dua tempat pengisian daya. Hal ini menjadi masalah besar bagi pemilik EV, namun Hansshow berjanji untuk menyelesaikan kedua masalah tersebut dengan satu produk inovatif, yaitu kabel ekstensi NACS ke CCS1.
Hansshow telah meluncurkan generasi kedua kabel ekstensi ini setelah melihat kekurangan dari versi pertama. Generasi pertama memiliki desain yang berbahaya yang membuat Tom Moloughney enggan membelinya. Namun generasi kedua kabel ekstensi ini telah ditingkatkan dengan panjang kabel yang tersedia sebesar 5 dan 8 kaki, serta dapat menangani daya listrik hingga 1.000 volt dan 350 ampere secara kontinu. Selain itu, kabel ini kini menggunakan sertifikasi keselamatan UL untuk komponen-komponennya.
Tom Moloughney telah mencoba kabel ekstensi generasi kedua ini dan mengalami pengisian daya yang sangat baik untuk mobil Rivian R1S dan Ford F-150 Lightning miliknya. Hansshow juga menerima pre-order untuk produk ini dengan harga mulai dari $629 untuk versi 5 kaki dan $729 untuk versi 8 kaki. Meskipun harga ini cukup mahal, namun kabel ekstensi ini dapat memudahkan pemilik mobil listrik non-Tesla saat mengisi daya. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kabel ekstensi yang belum disetujui oleh produsen mobil dapat membatalkan garansi mobil tersebut. Oleh karena itu, perhatikan dengan baik sebelum memutuskan untuk menggunakan kabel ekstensi Hansshow ini.





