Selama mengunjungi pabrik Ford di Dearborn, Michigan, Presiden Trump dihadang oleh seorang karyawan dengan kata-kata kasar. Dalam sebuah video singkat yang beredar di TMZ, karyawan tersebut menghina Trump sebagai “pelindung pedofil.” Respon Trump terhadap insiden ini adalah memberikan isyarat jari tengah dan mengucapkan kata-kata kasar dari lantai dua pabrik. Karyawan ini, identitasnya adalah TJ Sabula, 40 tahun, mengalami suspensi setelah insiden tersebut.
UAW, Serikat Pekerja Otomotif Amerika, langsung menyatakan dukungan untuk Sabula sebagai anggota serikat. Wakil Presiden UAW, Laura Dickerson, menegaskan pentingnya kebebasan berbicara bagi semua pekerja, termasuk perlindungan terhadap hak dan kebebasan mereka di tempat kerja. Sabula sendiri tidak menyesal atas tindakannya dan menjelaskan bahwa itu adalah respons atas pengelolaan informasi mengenai kasus Epstein oleh pemerintah.
Di sisi lain, Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung memberikan tanggapan terkait insiden ini, menyatakan bahwa Presiden Trump memberikan respons yang sesuai untuk situasi tersebut. Mantan Menteri Transportasi AS, Pete Buttigieg, juga angkat bicara mengenai insiden ini dengan menyatakan bahwa Trump telah lama melakukan tindakan provokatif terhadap pekerja otomotif.
Sabula masih dalam status suspensi, dan belum jelas apakah Ford akan mengambil tindakan lebih lanjut terkait insiden ini. Semua kejadian ini terjadi di tengah pembukaan Pameran Otomotif Internasional Amerika Utara 2026 di Detroit.





