Ghost in the Cell: Joko Anwar Berhasil Seleksi Berlinale 2026

by -42 Views

Joko Anwar kembali meraih kesuksesan internasional dengan karyanya Ghost in the Cell yang terpilih untuk Berlin International Film Festival atau Berlinale 2026. Film ini akan ditayangkan dalam kategori Forum, sesi yang sangat prestisius dan selektif dalam pemilihan film-filmnya. Berlinale Forum dikenal sebagai ruang kurasi film dengan visi sinematik yang tajam dan keberanian dalam bentuk narasi, serta mampu mempresentasikan realitas sosial-politik. Karya-karya besar dengan identitas artistik yang kuat seperti Exhuma (2025) dan Snowpiercer (2014) juga pernah tampil dalam Forum ini.

Ghost in the Cell diposisikan sebagai representasi kondisi sosial politik di Indonesia. Joko Anwar menyatakan kebanggaannya atas seleksi film ini di Berlinale Forum, karena section ini memilih film-film yang tidak hanya mengandalkan cerita tetapi juga memiliki relevansi yang kuat dengan situasi sosial dan politik negara asal film tersebut. Produser Tia Hasibuan juga meyakini bahwa kehadiran film Ghost in the Cell di Berlinale Forum akan menjadi jaminan kualitas bagi penonton di Indonesia.

Sinopsis Ghost in the Cell mengusung genre komedi horor yang mengisahkan rivalitas antar geng narapidana di penjara Labuan Angsana. Konflik semakin bertambah kompleks dengan adanya korupsi dan konflik internal di antara penjaga penjara. Masalah besar muncul ketika narapidana mulai dibunuh satu per satu. Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, Morgan Oey, Aming, Tora Sudiro, Rio Dewanto, dan lainnya.

Ghost in the Cell akan tayang di Berlinale Forum pada 12–22 Februari 2026, dengan penayangan perdana dunia pada 13 Februari 2026 di Delphi Filmpalast am Zoo, Berlin, Jerman. Rencana penayangan film ini di Indonesia masih belum diumumkan secara resmi, namun dipastikan akan dirilis pada tahun 2026.

Source link