Pemerintah Kabupaten Maros secara resmi meresmikan jaringan irigasi baru di Dusun Pattiro, Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu. Infrastruktur irigasi sepanjang 653 meter ini berhasil mengairi sekitar 70 hektare lahan persawahan warga. Bupati Maros, Chaidir Syam, menyatakan bahwa pembangunan irigasi tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah dalam mencapai program swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di pedesaan. Dengan kehadiran irigasi yang memadai, petani bisa menerapkan indeks pertanaman tiga kali setahun, memungkinkan panen hingga tiga kali dalam setahun. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani di Kecamatan Tompobulu. Pembangunan irigasi ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maros dengan nilai sekitar Rp1 miliar. Terpisah, pemerintah pusat juga turut membantu dalam perbaikan jaringan irigasi di Kabupaten Maros selama tahun 2025, menunjukkan perhatian terhadap sektor pertanian di daerah tersebut. Kepala Dinas PUTRPP Kabupaten Maros, Muhammad Alfian Amri, menjelaskan bahwa jaringan irigasi yang baru diresmikan merupakan yang pertama kali ada di lokasi tersebut, dengan panjang sekitar 653 meter dan mengairi lahan persawahan seluas 70 hektare di desa tersebut.
Swasembada Pangan: Pemkab Maros Bangun Irigasi 653 Meter





