BMW dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah yang bisa mengubah peta persaingan SUV premium di Amerika Serikat: menghadirkan model yang lebih besar dari X7. Di tengah pasar kendaraan mewah ukuran penuh yang terus berkembang, dorongan itu datang dari jaringan diler yang melihat celah bisnis yang belum sepenuhnya digarap BMW.
Desakan dari jaringan diler BMW
Kirk Cordill, ketua BMW National Dealer Forum, menilai SUV full-size tiga baris berpeluang besar menjadi produk yang sukses di pasar Amerika Serikat. Menurut dia, BMW membutuhkan model yang benar-benar bisa berdiri sejajar dengan para pemain utama di segmen ini, terutama Cadillac, Lincoln, dan Infiniti.
Meski X7 sudah menawarkan tiga baris bangku, ukurannya dinilai masih belum cukup besar untuk menandingi SUV populer lain di kelas yang sama, seperti Escalade. Karena itu, Cordill melihat ruang bagi BMW untuk masuk lebih agresif dengan kendaraan yang dimensinya lebih besar dan karakter yang lebih tegas.
Alpina dinilai cocok untuk nama baru
Cordill juga mendukung kemungkinan penggunaan merek Alpina pada SUV tersebut. Menurut dia, posisi Alpina yang kini berdiri sendiri setelah diakuisisi BMW membuat nama itu punya bobot tersendiri untuk dipakai pada model yang lebih eksklusif. Dengan pendekatan itu, BMW dinilai bisa memberi pembeda yang lebih jelas dibanding X7.
Pasar yang terus membesar
Di saat pasar SUV mewah ukuran penuh menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, rencana BMW untuk menyiapkan model yang lebih besar dari X7 dinilai sejalan dengan arah permintaan konsumen. Jika benar terealisasi, langkah itu akan menempatkan BMW dalam persaingan yang lebih langsung di salah satu segmen paling menguntungkan di pasar otomotif Amerika.
Source link





