Audi dikenal suka berpikir di luar pakem, dan A2 yang nyeleneh barangkali jadi contoh terbaik dari kemauan pabrikan Ingolstadt itu untuk bereksperimen. Namun, meski merek premium ini sesekali mengejutkan semua orang, Audi tidak akan melangkah sejauh membuat truk pikap. Dalam wawancara dengan majalah Australia Drive, CEO Audi Gernot Döllner menepis mentah-mentah ide kendaraan pekerja tersebut. Pendahulunya memandang hal ini berbeda. Markus Duesmann sempat dikutip pada 2022 mengatakan, “Saya tidak bisa menjanjikan kami akan membuatnya, tapi kami sedang mengkaji.”
Jika dilihat ke belakang, bos Audi kala itu kemungkinan merujuk pada konsep Activesphere yang liar, diperkenalkan pada awal 2023. Bentuknya berupa SUV dengan proporsi tidak lazim, dengan panel kaca belakang yang bisa bergeser ke atas atap untuk membuka area bak. Namun, kendaraan tinggi dengan empat pintu tersebut tidak pernah masuk jalur produksi—dan realistisnya memang tidak banyak yang berharap. Dengan Döllner yang tegas menutup pintu untuk pikap, kita bisa mengesampingkan kemungkinan versi Audi dari Scout Terra.
Pandangan Motor1: Keengganan Audi sepenuhnya bisa dipahami. Bagaimanapun, Mercedes X-Class berbasis Nissan Navara adalah kegagalan besar. Di sisi lain, Volkswagen bekerja sama dengan Ford menggunakan platform Ranger untuk Amarok generasi kedua. Semua ini menegaskan betapa sulitnya bagi konglomerat otomotif Jerman tersebut membuat bisnis pikap menjadi menguntungkan. Meski truk berbasis Scout tidak masuk hitungan, Audi mengisyaratkan kemungkinan SUV bergaya tangguh, yang berpotensi terkait dengan Scout Traveler. Döllner yang sama baru-baru ini mengatakan kita perlu “tetap menunggu” sesuatu yang lebih cocok untuk petualangan di luar jalur utama dibanding Q7 atau Q9 yang akan datang.





