Audi telah mempertimbangkan untuk menamai model ICE dengan angka ganjil dan EV dengan angka genap, tetapi rencana tersebut dibatalkan sebelum peluncuran RS5 Avant. Meskipun seharusnya A6 dilabeli sebagai A7, Audi memutuskan untuk kembali ke pendekatan penamaan tradisional. Namun, CEO Gernot Döllner menyatakan bahwa Audi terbuka untuk mempertimbangkan kembali emblem A4 pada model generasi berikutnya.
Audi juga telah merencanakan untuk meluncurkan A4 E-Tron pada 2028, meskipun akan terlambat dibandingkan dengan pesaingnya dari BMW dan Mercedes. Selain itu, Audi pernah memiliki strategi penamaan berdasarkan interval output tenaga, tetapi skema tersebut dibatalkan karena membuat konsumen bingung.
Di China, Audi meluncurkan merek listrik terpisah bernama AUDI, tanpa logo Four Rings. Meskipun demikian, merek utama Audi bersiap untuk menghadapi perubahan besar dalam jajaran produk tahun ini. Selain itu, akan menarik untuk melihat bagaimana Audi menamai versi produksi dari Concept C. Menyegarkan rasanya melihat Audi bertanggung jawab atas perubahan nama, walaupun sebenarnya tidak ada yang salah dengan strategi penamaan sebelumnya. Semua orang bisa melakukan kesalahan, dan perubahan nama seharusnya tidak perlu terjadi sejak awal. Menambahkan akhiran “E-Tron” untuk model listrik sejak awal sebenarnya sudah cukup untuk membedakan mobil ICE dari EV.





