Gelombang Pemudik Motor: 128 Ribu Orang Melintasi Ciwandan

by

Ciwandan Jadi Jalur Andalan Pemudik Motor, 128 Ribu Orang Menyeberang ke Sumatera

Gelombang pemudik roda dua yang melintasi Pelabuhan Ciwandan, Banten, terus mengalir sejak 11 Maret. Hingga kini, tercatat 128.414 orang menyeberang menuju Sumatera melalui pelabuhan yang memang difungsikan khusus untuk melayani kendaraan roda dua serta truk ringan golongan 5 dan 6B selama masa mudik Lebaran 2026.

Puncak Arus Terjadi Dua Hari Berturut-turut

Lonjakan terbesar terjadi pada Rabu (18/3), saat jumlah penumpang mencapai 39.854 orang. Pada hari yang sama, kendaraan roda dua yang menyeberang tercatat 25.432 unit, disusul 1.188 kendaraan logistik. Sehari kemudian, Kamis (19/3), volume penyeberangan masih tinggi dengan 39.550 penumpang, 24.928 kendaraan roda dua, dan 948 kendaraan logistik.

Jika dijumlahkan sejak 11 Maret, total kendaraan roda dua yang telah melewati Pelabuhan Ciwandan mencapai 75.127 unit. Adapun kendaraan logistik yang ikut menyeberang tercatat 13.886 unit.

Arus Mulai Longgar pada Malam Hari

Pantauan di lokasi menunjukkan situasi mulai lebih lengang pada Kamis malam. Tidak terlihat antrean kendaraan di loket pemeriksaan tiket, menandakan kepadatan yang sempat terjadi pada siang hingga sore hari mulai terurai.

Sejumlah pemudik memilih mengatur waktu keberangkatan agar tak terjebak antrean panjang di pelabuhan maupun di kapal. Salah satunya Rozi, pemudik asal Tangerang, yang sengaja berangkat pada Kamis malam. Ia tiba di Pelabuhan Ciwandan pada Jumat dini hari dengan harapan bisa menyeberang lebih tenang.

Ciwandan Tetap Jadi Titik Krusial Mudik

Dengan kapasitas layanan yang dipusatkan untuk roda dua dan truk ringan, Ciwandan kembali menjadi salah satu simpul penting dalam arus mudik ke Sumatera. Pola pergerakan pemudik menunjukkan pelabuhan ini masih menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menghindari kepadatan di jalur penyeberangan lain, terutama saat puncak arus berlangsung berturut-turut.

Source link