Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons keluhan terkait tumpukan sampah yang masih membeludak di sejumlah wilayah Ibu Kota. Ia mengakui bahwa penanganan kebersihan kota belum mencapai titik akhir yang menyeluruh, termasuk di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Meskipun demikian, Pramono memastikan bahwa volume sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sudah mulai menunjukkan penurunan. Proses pengangkutan tetap berjalan, meski masih ada titik yang belum tertangani secara maksimal.
Untuk mempercepat penanganan di area krusial seperti Pasar Kramat Jati, Pemprov DKI menurunkan dukungan sarana tambahan. Pramono yakin bahwa persoalan penumpukan sampah ini dapat segera diurai dalam waktu yang tidak terlalu lama. Dengan tambahan 20 truk baru di Kramat Jati, Pemprov DKI berharap dapat mengurangi tumpukan sampah tersebut. Pramono optimis bahwa dalam waktu singkat masalah ini akan terselesaikan.
