Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa belum ada rencana kocok ulang kabinet Prabowo Subianto alias reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan oleh Pras di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (8/4). Meski demikian, Pras menyatakan bahwa Presiden Prabowo terus melakukan evaluasi terhadap kinerja bawahannya.
Pras menegaskan bahwa evaluasi tersebut tidak selalu berarti akan diikuti dengan pergantian atau reshuffle. Belakangan, isu reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat, dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan pernyataan terkait isu tersebut. Teddy menyatakan untuk menunggu informasi lebih lanjut dari Presiden terkait hal ini.
Terakhir kali Prabowo melakukan reshuffle pada 5 Februari 2026 dengan melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono. Thomas Djiwandono kemudian menjabat sebagai Deputi Gubernur BI. Teddy tidak memberikan informasi mengenai jadwal reshuffle berikutnya. Tetapi menyampaikan bahwa Presiden akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut.
