Strategi game gratis Epic Games Store belum mampu menyaingi dominasi Steam di pasar game PC. Meski sering memberikan game gratis, banyak gamer hanya datang untuk mengklaim saja, kemudian kembali menggunakan Steam sebagai platform utama. Laporan dari LA Times memberitakan bahwa kebiasaan ini umum terjadi, di mana pengguna memanfaatkan promo game gratis Epic Games Store namun tetap loyal pada Steam. Hal ini menunjukkan bahwa Epic masih perlu meningkatkan strateginya agar bisa menggeser dominasi Steam.
Epic Games merespons kabar tersebut dengan memberikan data performa terbaru. Direktur Komunikasi Epic, Jake Jones, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Epic Games Store mencatat 78 juta pengguna aktif bulanan di PC. Pengeluaran pemain untuk game pihak ketiga juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai USD 400 juta. Meskipun begitu, Epic masih perlu meningkatkan strategi untuk membujuk pengguna agar tetap menggunakan platformnya sebagai pilihan utama.
Meskipun disorot kritik, Epic Games Store tetap setia pada strategi promosinya. Mereka terus menghadirkan game gratis seperti Tomak: Save the Earth Regeneration, Prop Sumo, dan The Stone of Madness. Selain itu, diskon besar hingga 90 persen juga ditawarkan untuk berbagai game populer seperti Metro Exodus dan Hell Let Loose. Meski belum berhasil menggeser dominasi Steam, Epic tetap optimistis dengan pertumbuhan pengguna dan terus berupaya mempertahankan strategi promosi agresifnya di pasar game PC.





