Manchester United resmi mengumumkan pemecatan Eric Ten Hag sebagai manajer pada Oktober 2024 setelah hasil yang mengecewakan di awal musim mengakibatkan ketidakpuasan manajemen dan pendukung klub. Ten Hag, yang sebelumnya sukses bersama Ajax, tidak dapat memenuhi harapan tinggi yang diberikan padanya ketika bergabung dengan United pada 2022. Meskipun awalnya dianggap sebagai sosok yang bisa membawa perubahan positif dengan gaya permainan menyerang dan filosofi modernnya, perjalanan Ten Hag di United tidak berjalan mulus.
Setelah beberapa hasil positif awal, performa tim mulai menurun dan ketidakpuasan para penggemar meningkat karena kurangnya kreativitas dalam serangan dan strategi yang kurang jelas. Beberapa faktor seperti ketidakmampuan menangani pemain kunci dan perselisihan internal juga turut mempengaruhi keputusan klub untuk memecat Ten Hag. Para pemain seperti Marcus Rashford dan Bruno Fernandes terlihat kurang produktif di bawah asuhan Ten Hag, yang membuat kondisi tim semakin memburuk.
Dengan pemecatan ini, Manchester United kini memasuki masa transisi yang penting. Klub akan menunjuk pelatih interim sementara hingga menemukan manajer baru yang sesuai. Para penggemar berharap keputusan ini membawa perubahan positif bagi tim dan kembalinya kejayaan klub. Pemecatan Ten Hag mencerminkan komitmen United untuk bangkit dan bersaing di level tertinggi, dan semua mata kini tertuju pada keputusan klub selanjutnya.





