Tips Menabung untuk Naik Haji dalam 20 Tahun

by

Di sebuah desa kecil di Lampung Selatan, seorang pedagang sayur keliling bernama Adna Yusri membuat impian masa kecilnya menjadi kenyataan. Adna, yang saat ini berusia 58 tahun, telah menyisihkan uang hasil penjualannya selama 20 tahun untuk mewujudkan impiannya berangkat haji. Meskipun penghasilannya terbatas, Adna tetap setia menabung dan menyimpan uang koin ke dalam ember bekas cat untuk mewujudkan cita-citanya.

Kisah Adna ini bermula sejak tahun 2001, saat ia mulai merintis rencana untuk berhaji meski dengan penghasilan yang terbatas. Dengan kerja keras dan ketekunan, Adna berhasil mengumpulkan tabungan dari hasil jualan sayur kelilingnya setiap harinya. Selama 14 tahun, Adna mengumpulkan uang senilai Rp34.500.000 untuk biaya haji dari hasil tabungan konsisten dan berkahinya.

Meskipun harus berangkat tanpa didampingi oleh istri tercintanya, Adna merasa terharu dan bahagia karena akhirnya impian hajinya menjadi kenyataan. Ia merasa bersyukur pada istri yang selalu mendukung dan membantunya selama ini. Meski perjalanan menuju Tanah Suci dilakoni seorang diri, Adna tetap yakin bahwa doanya untuk keluarga dan tetangganya juga akan terkabul.

Selama proses menabung, Adna selalu mengalokasikan sebagian uang hasil penjualan sayur untuk kebutuhan rumah tangganya dan sebagian lagi disimpan untuk biaya haji. Di Tanah Suci nanti, Adna telah menyiapkan doa khusus untuk keluarganya dan orang-orang terdekatnya. Cerita inspiratif Adna mengajarkan bahwa ketekunan dan keyakinan adalah kunci dalam mewujudkan impian, bahkan dari sebuah tumpukan uang receh pun mimpi besar seperti berangkat haji bisa terwujud.

Source link