JAKARTA – Penampilan perdana grup musik Ki Ageng Ganjur dalam roadshow Internasionalnya berhasil mengguncang kampus Silk Road International University of Tourism and Cultural Herritage di Samarkand, Uzbekistan pada Kamis (30/4/2026).
Konser Ki Ageng Ganjur ini dimulai dengan tarian Bali yang dibawakan oleh Eci, seorang penari Indonesia yang tinggal di Uzbekistan.
Sejak lagu pertama, Ki Ageng Ganjur berhasil memukau penonton dengan komposisi Jazz etnik ‘Spirit of Peace’ karya Dwiki Dharmawan yang diaransemen ulang. Penonton bergemuruh saat lagu ‘Heal the World’ dan tembang ‘Lir Ilir’ dimainkan.
Suasana Riuh di Konser
Suasana semakin meriah ketika Ki Ageng Ganjur membawakan lagu Uzbekistan berjudul ‘Chaykhona’ versi Jazz. Hampir semua penonton dalam ruangan auditorium kampus ikut bernyanyi bersama.

Penjelasan Tiap Lagu
Di sela-sela penampilan, Al-Zastrouw selaku pimpinan grup, menjelaskan makna dari komposisi dan syair lagu, terutama lagu daerah atau yang berbahasa Indonesia.
Konser Ki Ageng Ganjur di Silk Road University ini dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Republik Uzbekistan, Ruhaini Dzuhayatin, Wakil Rektor I Silk Road University, Nasimov Dilmurod Abdulloevic, Wakil Gubernur Samarkand, Rustam Kabilov, serta para dosen dan mahasiswa.

Respon Positif
Setelah menyaksikan penampilan Ki Ageng Ganjur, Wakil Rektor Nasimov memberikan komentar positif mengenai musik yang unik dan kreatif yang disajikan oleh grup ini.
Rustam Kabilov, Wakil Gubernur Samarkand, juga menyampaikan apresiasi atas konser Ki Ageng Ganjur yang membawa penonton pada perjalanan lintas ruang dan waktu.
Penampilan Tambahan
Karena antusiasme penonton begitu tinggi, Ki Ageng Ganjur memberikan lagu tambahan dengan membawakan encore ‘We Will Not Go Down’ setelah permintaan penonton untuk memperpanjang acara.
Setelah konser, Dubes RI menyatakan kepuasannya atas ajang pengenalan budaya Indonesia yang dilakukan melalui konser Ki Ageng Ganjur di Uzbekistan.
Di sela kesibukan konser, personel Ki Ageng Ganjur sempat meluangkan waktu untuk ziarah budaya ke beberapa tempat bersejarah di Uzbekistan.
Sumber: Times Indonesia





