Menteri Ara Minta Peningkatan Produksi Rumah Subsidi di Sulawesi
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan instruksi khusus kepada Presiden Direktur Bumi Pundi Karsa Holding Company, H. Badris Salam, untuk menggenjot produksi rumah subsidi di wilayah Sulawesi. Pesan ini disampaikan dalam acara Gathering HUT Real Estate Indonesia ke-54 di Kota Bandar Lampung.
Menteri Ara menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kuantitas pembangunan dan kualitas bangunan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Sulawesi Selatan. Pemerintah menaruh kepercayaan pada Bumi Pundi Karsa, yang merupakan pengembang rumah subsidi terbesar kedua secara nasional.
Target Produksi Tahun 2026
Haji Badris Salam menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat. Dia mengungkapkan target ambisius perusahaannya untuk membangun sekitar 3.000 unit rumah subsidi di tahun 2026. Pembangunan akan tersebar di berbagai titik strategis di Sulawesi Selatan, seperti Makassar, Maros, Bone, Selayar, hingga kota lainnya.
Sinergi Pemerintah dan Pengembang
Langkah ini diharapkan dapat menekan angka backlog perumahan di Sulawesi Selatan. Dukungan dari pengembang besar seperti Haji Badris sangat dibutuhkan untuk mencapai target satu juta rumah per tahun yang ditetapkan pemerintah. Pertemuan di Bandar Lampung menjadi momentum bagi DPD REI Sulawesi Selatan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi kelancaran regulasi dan penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bagi masyarakat luas.





