JAKARTA – AC Milan melakukan perombakan besar-besaran setelah gagal lolos ke Liga Champions musim ini. Keputusan drastis ini diambil setelah Rossoneri menelan kekalahan pahit 1-2 dari Cagliari, yang membuat mereka gagal mencapai target yang diinginkan.
Gagal ke Liga Champions
Klub kaya raya Italia itu langsung merespons dengan memberhentikan sejumlah orang kunci dalam organisasi mereka, termasuk pelatih Massimiliano Allegri, CEO Giorgio Furlani, direktur olahraga Igli Tare, dan direktur teknik Geoffrey Moncada. Keputusan ini diumumkan setelah AC Milan hanya mampu finis satu angka di bawah zona Liga Champions.
Perubahan Besar
Perombakan ini tidak hanya sebagai pergantian posisi biasa, tetapi sebagai langkah reorganisasi keseluruhan operasional klub. Sebagai langkah awal, AC Milan memilih Zlatan Ibrahimovic sebagai penasihat khusus klub, bersama pemilik Milan Gerry Cardinale untuk membangun kembali struktur klub.
Dikabarkan bahwa Milan segera mengumumkan posisi-posisi yang akan diisi dalam waktu dekat, mulai dari pelatih, CEO, hingga direktur olahraga baru untuk menyongsong musim depan.
Catatan performa Massimiliano Allegri bersama AC Milan juga menjadi sorotan, di mana ia hanya mampu meraih 22 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan dalam 42 pertandingan. Allegri kembali ke San Siro musim lalu dengan tugas membawa Milan kembali ke Liga Champions setelah finis di posisi delapan.
Kekecewaan manajemen klub sangat terasa setelah hasil akhir musim yang buruk, yang membuat mereka merasa perlu melakukan perubahan besar untuk memastikan kesuksesan di masa depan.





