Kunjungan Prabowo ke Prancis: Sorot 3 Kali dalam 5 Bulan

by

PDIP Soroti 3 Kali Kunjungan Prabowo ke Prancis dalam 5 Bulan Terakhir

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP menyoroti seringnya Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Prancis dalam kurun waktu kurang dari enam bulan terakhir sejak awal tahun 2026.

Kritik yang Dilayangkan PDIP

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira mengingatkan bahwa Indonesia pernah memiliki Presiden yang dikritik karena melakukan banyak kunjungan ke luar negeri di bawah pemerintahan Abdurrahman Wahid. Saat ini, kondisi serupa terjadi dengan Presiden Prabowo.

Menurut Andreas, kunjungan ke luar negeri yang dilakukan seorang Presiden harus memiliki tujuan dan agenda yang jelas, termasuk target yang akan dicapai. Namun, kunjungan terakhir Prabowo ke Prancis tidak disampaikan secara terbuka, sehingga menuai polemik dan pertanyaan di tengah publik.

Polemi Terkait Kunjungan Terakhir Prabowo

Andreas menegaskan bahwa media dan publik seharusnya diberikan penjelasan sebelum kunjungan dilakukan agar transparansi dan tujuan kunjungan jelas. Hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah dalam menjelaskan setiap kunjungan kenegaraan yang dilakukan Presiden.

Prabowo telah mencatatkan tiga kunjungan ke Prancis sejak awal tahun 2026, yaitu pada 23 Januari 2026, 14 April 2026, dan yang terbaru pada 27 Mei 2026.

Dalam pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Prabowo menyoroti eratnya kerja sama bilateral antara kedua negara dalam menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian. Mereka juga membahas pentingnya stabilitas kawasan Timur Tengah dan dukungan terhadap solusi dua negara untuk Palestine.

Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis serta mempercepat investasi dan perdagangan antara kedua negara.

Source link