Film Animasi “Garuda di Dadaku” Terbang Lagi dengan Wajah Baru
JAKARTA – Film animasi “Garuda di Dadaku” hadir dengan wajah baru yang lebih segar, mengangkat kisah perjuangan, persahabatan, dan keberanian mengejar mimpi melalui dunia sepak bola. Karya anak bangsa ini membawa semangat yang melekat di hati penonton Indonesia.
Cerita Perjuangan Putra dalam Mengejar Impian
Cerita film ini berfokus pada Putra, seorang anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola terbaik Indonesia. Di hadapan berbagai keterbatasan dan keraguan dari lingkungan sekitar, Putra tetap gigih mengejar impian untuk membuktikan bahwa tekad dapat mengalahkan segala hambatan.
Perjalanan Putra tidaklah mudah. Berbagai kegagalan, konflik dengan teman sebaya, dan rasa percaya diri berlebihan sempat membuatnya tersandung. Namun, dukungan dari sahabat dan orang-orang yang percaya padanya menjadi pendorong untuk bangkit dan mengejar impian yang tampak tidak mungkin.
Karya Animasi Orisinal
Film ini merupakan karya orisinal anak bangsa yang disutradarai oleh Ronny Gani dengan dukungan studio BASE Entertainment dan KAWI Animation. Menghadirkan lebih dari 500 animator Indonesia, film ini diproduksi tanpa bantuan kecerdasan buatan dan memakan waktu tiga tahun kerja keras.
Unsur komikal dan desain karakter yang berbeda memberikan sentuhan orisinalitas pada film ini. Selain itu, unsur fantasi dalam versi animasi menambah dimensi petualangan yang lebih besar dan istimewa.
Keberhasilan film animasi “Garuda di Dadaku” kembali hadir ini menjadi angin segar bagi industri perfilman animasi Indonesia. Selain bersaing dalam kompetisi internasional di Shanghai International Film Festival, film ini juga telah mendapat perhatian dari Malaysia untuk penayangan di sana.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, film animasi karya anak bangsa ini juga sejalan dengan upaya Kementerian Ekonomi Kreatif dalam meningkatkan daya saing Kekayaan Intelektual lokal. Penayangan perdana film ini pada 12 Juni 2026 juga bersamaan dengan momen Piala Dunia 2026.



