Kepala Bakom Qodari Ungkap Pandangannya tentang Komisaris BUMN

by

Kepala Bakom RI: Pemilihan Komisaris BUMN dengan Latar Belakang Berbeda Bawa Perspektif Baru

Jakarta, CNN Indonesia — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pemilihan komisaris badan usaha milik negara (BUMN) dengan latar belakang yang berbeda dapat membawa perspektif baru dalam mengawal agenda pemerintah.

Qodari, yang pernah menjadi komisaris salah satu BUMN, menekankan pentingnya peran komisaris dalam memberikan arahan dan mengawal agenda pemerintah. Menurutnya, pengalaman dari latar belakang yang berbeda dapat membawa alternatif solusi yang segar ke dalam perusahaan.

Mendorong Kehadiran Komisaris yang Profesional dan Kompeten

Isu pengangkatan komisaris di beberapa perusahaan BUMN, termasuk kontroversi pemilihan asisten pribadi Raffi Ahmad dan relawan Prabowo Subianto serta Gibran Rakabuming Raka, telah menjadi sorotan masyarakat. Namun, menurut Qodari, pemilihan komisaris merupakan hal yang biasa dilakukan dalam dunia perusahaan, baik BUMN maupun swasta.

Menurut Qodari, keberadaan komisaris memberikan manfaat besar dalam pengawasan dan memberikan ide serta gagasan. Dia menekankan bahwa modal dasar seorang komisaris adalah akal sehat dan niat baik. Pemilihan komisaris yang dilakukan biasanya melibatkan individu yang memiliki pengalaman baik di sektor swasta maupun pemerintahan, sehingga dapat memberikan perspektif baru yang berharga dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani juga menggarisbawahi pentingnya kehadiran komisaris BUMN yang profesional dan kompeten. DPR terus mendorong agar posisi komisaris di BUMN diisi oleh individu yang memenuhi kriteria tersebut.

Posisi komisaris BUMN saat ini banyak diisi oleh wakil menteri, pejabat aparatur sipil negara, politisi, relawan, atau individu yang memiliki keterkaitan erat dengan partai politik tertentu. Dengan adanya beragam latar belakang di antara komisaris, diharapkan agenda pengawasan dan arahan pemerintah dapat terlaksana dengan baik.

Melalui proses pemilihan komisaris yang transparan dan berdasarkan pada kualifikasi serta kompetensi yang diutamakan, diharapkan BUMN dapat berjalan efisien dan efektif sesuai dengan arah yang diinginkan pemerintah.

Source link