Penyelidikan Polisi Terkait Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru

by

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Kapal Basarnas di Muara Baru

Jakarta, CNN Indonesia — Penyelidikan sedang berlangsung terkait kebakaran yang menimpa kapal KN SAR Ramawijaya milik Kantor SAR Mentawai di galangan kapal kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (22/7) malam. Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya, AKBP Ardhie Demastyo menyampaikan bahwa langkah-langkah penanganan awal telah diambil, termasuk mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Ardhie menyatakan, “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Tim telah mengamankan TKP, memeriksa para saksi, dan akan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polda Metro Jaya guna melakukan olah TKP secara menyeluruh. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi hingga proses penyelidikan selesai,”

Informasi yang diterima Ditpolairud Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa sumber api diduga berasal dari kamar anak buah kapal (ABK) di lambung kiri kapal.

Kronologi dan Upaya Pemadaman

Kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, ketika seorang pekerja bernama Eko melihat percikan api dari area kamar ABK saat sedang melakukan pekerjaan penyambungan plat kapal. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pekerja lainnya untuk upaya pemadaman awal. Dugaan sementara menunjukkan bahwa percikan api berasal dari aktivitas penyambungan plat kapal di sekitar kamar ABK, di mana terdapat berbagai peralatan kerja seperti mesin las dan gerinda.

Dari informasi yang dihimpun kepolisian, pekerja melakukan pekerjaan berdasarkan surat perintah kerja (SPK) dari PT Proskuneo. Penyelidikan juga akan mencakup prosedur pekerjaan perbaikan kapal sebelum insiden terjadi dan melibatkan seluruh pihak terkait.

Kepala Kantor Basarnas Jakarta, Desiana Kartika Bahari, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. KN SAR Ramawijaya merupakan kapal SAR sepanjang 40 meter yang dioperasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, sedang menjalani proses perawatan di Galangan Kapal PT Proskuneo Kadarusman saat kejadian.

Source link