Stephen Chow Membagikan Kekayaan Rp5,3 Triliun pada Aktris Cecilia Cheung
Stephen Chow Siap Membagikan Kekayaannya
Aktor, sutradara, dan produser legendaris asal Hong Kong, Stephen Chow, telah mengatur surat wasiat untuk membagikan kekayaannya yang mencapai US$300 juta atau sekitar Rp5,3 triliun. Meskipun tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak, Chow telah merencanakan pembagian warisannya sejak Mei 2024.
Menurut laporan media China Sohu, sebagian besar aset Chow akan diberikan kepada anggota keluarga dan sahabat dekat di industri film. Salah satu nama yang mencuat sebagai penerima warisan adalah aktris terkenal, Cecilia Cheung, dan Xu Jiao, yang memiliki hubungan profesional yang erat dengan Chow selama bertahun-tahun.
Cecilia Cheung: Kolaborasi Panjang dengan Stephen Chow
Cecilia Cheung pertama kali dikenal setelah dipilih oleh Stephen Chow untuk berperan dalam film “King of Comedy” pada tahun 1999. Sejak saat itu, Cheung dan Chow terlibat dalam berbagai proyek film yang sukses, seperti Shaolin Soccer, Kung Fu Hustle, hingga The New King of Comedy.
Cheung dikenal memiliki kepercayaan besar pada Chow dalam setiap proyek, bahkan rela menerima tawaran tanpa negosiasi honor karena percaya pada visi kreatif sang sutradara. Hubungan profesional yang panjang antara keduanya telah membawa kesuksesan dalam industri perfilman Hong Kong.
Rumor dan Klarifikasi Seputar Hubungan Mereka
Berbagai rumor pernah mengiringi hubungan antara Stephen Chow dan Cecilia Cheung. Salah satunya adalah kabar bahwa Chow memberikan kompensasi kepada Cheung setelah honor aktris tersebut dipotong untuk sebuah program televisi pada tahun 2016.
Selain itu, tersiar kabar bahwa Chow adalah ayah biologis dari putra bungsu Cecilia Cheung dan berencana mewariskan kekayaannya kepadanya. Namun, rumor tersebut telah dibantah oleh pihak terkait.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Stephen Chow atau perwakilannya mengenai isi surat wasiat tersebut. Meskipun demikian, Chow tetap menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam perfilman Asia, dengan karya-karya ikonik selama lebih dari empat dekade.



