Siswa Aman di BPBD Sumsel: Sekolah Libur Jika Asap Karhutla Parah

by

BPBD Sumsel Berencana Meliburkan Sekolah Jika Asap Karhutla Menebal

Jakarta, CNN Indonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan (BPBD Sumsel) telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin membahayakan masyarakat. Salah satu langkah yang direkomendasikan adalah dengan meliburkan sekolah.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyabana, mengatakan bahwa jika eskalasi karhutla di Sumsel terus meningkat dan asap mulai mengganggu kualitas udara serta kesehatan masyarakat, mereka akan merekomendasikan untuk meliburkan sekolah. Usulan ini akan disampaikan kepada instansi terkait untuk dijadikan langkah penanganan jika kondisi asap memburuk.

Penyesuaian Keputusan dengan Kondisi Lapangan

Iqbal menegaskan bahwa keputusan untuk meliburkan sekolah akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, termasuk tingkat kepekatan asap dan dampaknya terhadap aktivitas serta kesehatan masyarakat. BPBD Sumsel terus memantau perkembangan karhutla dan kualitas udara untuk menentukan langkah penanganan bersama instansi terkait.

Menurut Iqbal, bencana asap akibat karhutla sangat diharapkan tidak terjadi karena dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan juga berdampak pada perekonomian. Selain itu, hal tersebut juga dapat mengganggu hubungan bilateral dengan negara tetangga.

Sejak beberapa hari terakhir, BPBD Sumsel mencatat bahwa asap mulai masuk ke wilayah Palembang. Meskipun kondisi ini terasa pada waktu tertentu, bukan sepanjang hari. Masyarakat Palembang diharapkan untuk tetap waspada, dan BPBD Sumsel telah membagikan bantuan masker sebagai upaya antisipasi dan pencegahan gangguan pernapasan.

Source link