Kantor BI Sulsel Gandeng Wartawan dalam Pelatihan dan Media Engagement di Bali
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan Pelatihan Wartawan dan Media Engagement 2026 di Bali. Acara ini merupakan kolaborasi antara BI dengan insan pers untuk membahas isu ekonomi dan strategi komunikasi publik.
Penyampaian Materi dan Kolaborasi
Pelatihan berlangsung selama tiga hari, tepatnya pada 27-29 Agustus 2026. Sebanyak 53 jurnalis dari 47 media di Sulawesi Selatan turut serta dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya diberikan informasi tentang perkembangan ekonomi dan keuangan, tetapi juga strategi dalam menyajikan informasi yang kompleks secara ringan agar dapat dipahami oleh masyarakat luas.
Jonataruli, Deputi Kepala Divisi Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, menyambut para jurnalis dari Sulsel dengan hangat. Ia menjelaskan kondisi perekonomian Bali yang sangat dipengaruhi oleh sektor pariwisata. Pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan II 2026 mencapai 5,78% secara tahunan, meningkat dari triwulan sebelumnya.
Peran Media dalam Edukasi Ekonomi
Kepala Unit Kehumasan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Lidyawatie Lamakampali, menyoroti peran strategis media dalam membantu menyampaikan informasi ekonomi kepada masyarakat. Media dianggap sebagai jembatan antara kebijakan ekonomi dan pemahaman publik. Oleh karena itu, penting bagi media untuk menjelaskan isu ekonomi dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami.
BI Sulsel juga mengadakan lomba kepenulisan bagi para jurnalis peserta pelatihan guna mendorong aplikasi pengetahuan yang diperoleh. Dengan demikian, diharapkan informasi ekonomi yang disampaikan kepada publik dapat lebih berkualitas dan edukatif.
Melalui kegiatan ini, BI Sulsel berupaya memperkuat kerjasama dengan insan pers untuk menyebarkan informasi ekonomi yang akurat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Kolaborasi antara Bank Indonesia dengan media diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan pemahaman ekonomi di masyarakat.





