PURWAKARTA — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu (8/3) sore berujung pada jebolnya tanggul Sungai Cinangka di Desa Cikaobandung, Kecamatan Jatiluhur. Air mulai menerobos permukiman sekitar pukul 16.00 WIB dan dalam waktu singkat merendam kawasan warga.
156 Rumah Terdampak, Jalur Penghubung Terputus
Banjir yang datang dari luapan sungai itu berdampak pada sedikitnya 156 rumah. Tak hanya masuk ke halaman dan ruang rumah warga, genangan juga memutus akses jalan penghubung antara Kecamatan Jatiluhur dan Kecamatan Sukasari. Jalur tersebut selama ini menjadi salah satu urat mobilitas warga untuk bekerja, berdagang, dan beraktivitas harian.
Air meluas setelah tanggul tak lagi mampu menahan debit Sungai Cinangka yang meningkat tajam akibat hujan lebat. Situasi di lapangan membuat sebagian warga bersiap mengungsi demi menghindari risiko banjir yang kian meninggi.
BPBD dan Tim Gabungan Bergerak ke Lokasi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Fokus utama petugas adalah evakuasi warga terdampak serta memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman. Kehadiran petugas juga diperlukan untuk memantau kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali turun.
Di tengah genangan yang belum surut, warga kini menanti kepastian soal perbaikan tanggul dan pemulihan akses jalan yang terputus. Informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini dapat dilihat di sumber CNN Indonesia.
Source link





