Special Welcome for Prabowo at Indonesia’s BRICS Summit

by

Pada pembukaan sesi penuh KTT ke-17 BRICS di Rio de Janeiro, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva memberikan sambutan khusus kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Minggu (6 Juli). Lula menyambut Prabowo yang hadir dalam forum BRICS untuk pertama kalinya sebagai kepala negara Indonesia, yang kini merupakan anggota penuh.
Dalam pidatonya, Lula memberikan sambutan pribadi kepada Prabowo. Dia juga mengingat semangat Konferensi Asia-Afrika 1955 yang diadakan di Bandung, Indonesia, yang menentang dominasi kekuatan besar. Lula menjelaskan bahwa BRICS adalah manifestasi Gerakan Non-Blok Bandung dan membawa semangat Bandung ke depan.
Dia mengingatkan bahwa pendirian Perserikatan Bangsa-Bangsa menandai kekalahan fasis dan melambangkan harapan bersama bagi umat manusia. Lula juga mengingatkan bahwa sebagian besar anggota BRICS saat ini adalah di antara penandatangan asli Piagam PBB.
Selain Prabowo, hadir pula pemimpin dari negara-negara anggota baru, termasuk Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly, Putra Mahkota Abu Dhabi Khalid bin Mohammed bin Zayed, dan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi.
Kehadiran para perwakilan negara anggota baru ini melengkapi negara pendiri BRICS, yaitu Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. KTT tahun ini memberikan platform bagi pemimpin BRICS untuk membahas tantangan politik dan keamanan krusial, termasuk konflik yang berkepanjangan di berbagai daerah, reformasi kerangka kerja tata kelola global, dan penguatan kerja sama multilateral. Mereka juga diharapkan membahas peluang kerja sama ekonomi dan keuangan, prioritas bersama dalam bidang pengaturan kecerdasan buatan, aksi lingkungan dan kebijakan iklim, serta kesehatan global.

Source link