Situasi ombak di sekitar Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, terpantau tenang setelah peringatan potensi tsunami akibat gempa magnitudo 8.6 di Rusia. Video yang dikirim oleh Basarnas Manado menunjukkan keadaan yang tenang di sekitar Pelabuhan Melonguane, di mana seorang warga yang mengendarai kapal cepat terlihat melintas. Ketua DPRD Talaud, Engelbertus Tatibi, menyatakan bahwa tujuan dari peninjauan ini adalah untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat serta kesiapan dalam menghadapi potensi tsunami.
Berdasarkan analisa BMKG, gempa bumi di Rusia memiliki potensi tsunami yang dapat berdampak hingga ke Indonesia, termasuk daerah di kawasan timur Indonesia. Meskipun saat ini kondisinya masih normal, masyarakat tetap diminta untuk tetap waspada. Forkopimda telah melakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi akibat tsunami.
Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya Bambungan, telah memberikan imbauan kepada seluruh camat dan kepala desa di pesisir agar menjauh dan segera evakuasi ke tempat yang telah ditentukan pemerintah. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bersama DPRD dan pihak terkait terus memantau perkembangan situasi serta memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.





