Selamat datang di Critical Materials, sumber utama untuk informasi terkini seputar perkembangan dalam industri transportasi. Minggu ini telah diawali dengan rangkaian berita penting terkait mobil listrik. Pekan lalu, International Mobility Show Germany atau IAA telah dimulai, memberikan panggung kepada berbagai merek mobil untuk debut dan pengumuman strategis yang akan berdampak di Eropa dan internasional. Namun, terdapat ketegangan antara AS dan Korea Selatan terkait penggerebekan terhadap pabrik baterai dan EV Hyundai di Georgia.
ICE secara tiba-tiba menyerbu pabrik gabungan Hyundai dan LG, Metaplant, menahan 475 pekerja, terutama warga negara Korea Selatan, dengan klaim terkait masalah visa. Peristiwa ini memunculkan reaksi negatif di Korea Selatan, meragukan komitmen perusahaan-perusahaan Korea terhadap AS. Investor di Seoul menunjukkan reaksi yang terukur terhadap situasi ini, meskipun kekhawatiran akan profitabilitas investasi perusahaan Korea di AS semakin meningkat.
Sementara itu, Stellantis membatalkan target mobil listrik 100% di Eropa, menyebut target emisi Uni Eropa 2035 tidak realistis. Kebijakan ini mengikuti tren beberapa produsen mobil lain yang skeptis terhadap transisi ke mobil listrik sepenuhnya. Namun, BYD justru bergerak maju dengan rencana untuk memproduksi mobil listrik Eropa di Hongaria dan Turki mulai tahun 2028.
Perdebatan seputar masa depan mobil listrik masih terus berlanjut, dengan sejumlah produsen mulai mempertanyakan ketersediaan dan profitabilitas mobil listrik sepenuhnya. Namun, hal ini tidak menghentikan inisiatif dari produsen lain seperti BYD. Apakah dunia yang sepenuhnya listrik adalah sebuah kenyataan atau hanya impian belaka? Suara Anda juga penting dalam membentuk arah industri mobil di masa depan.





