Mesin pembakaran internal masih tetap relevan dan akan terus diproduksi dalam beberapa dekade mendatang. Beberapa produsen mobil telah menunjukkan komitmen mereka untuk terus mengembangkan mesin gas, bersamaan dengan mesin lain yang mendorong batas teknologi. Salah satunya adalah Boreham Motorworks, yang telah merilis mesin inovatif terbaru, yaitu Boreham Ten-K, dengan kapasitas 2,1 liter dan menghasilkan tenaga sebesar 324 tenaga kuda pada 10.000 rpm. Berat mesin ini hanya 187 pound, membuatnya lebih ringan dibandingkan mesin sekelasnya, terutama untuk mobil jalan raya.
Mesin ini ditujukan untuk Ford Escort Mk1 RS yang sedang dipulihkan kembali. Fitur-fitur mesin ini antara lain throttle body individual, cam kembar yang digerakkan oleh sabuk, serta komponen internal dan billet yang ringan. Teknologi pengecoran cetak 3D dinding tipis digunakan untuk menghemat berat mesin dengan membentuk blok mesin di sekitar komponen internal secara akurat.
Selain itu, perusahaan lain juga terus mendorong batas efisiensi mesin pembakaran internal. Omoda & Jaecoo menghadirkan mesin dengan efisiensi termal 48 persen, yang berpotensi mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 2,5 persen. Horse Powertrain juga telah memperkenalkan rangkaian range extender, termasuk versi hibrida yang beroperasi dengan bahan bakar gas dan minyak bumi cair. Hal ini menunjukkan tren inovasi dalam mesin pembakaran internal yang terus berkembang.
Meskipun produsen mobil sempat berjanji untuk fokus pada kendaraan listrik baterai, adopsi masih tidak konsisten. Hal ini membuat mesin pembakaran internal terus mendominasi pasar, dengan produsen mobil tetap berkomitmen untuk memproduksinya dalam beberapa dekade ke depan. Masyarakat otomotif bisa berharap untuk melihat lebih banyak inovasi dalam mesin pembakaran internal di masa depan.





