Penanganan Banjir Sumatra oleh Seskab: Fakta dan Respons Pemerintah

by -104 Views

Saat terjadi bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya membantah tudingan pemerintah lambat dalam penanganannya. Pemerintah telah bergerak sejak hari pertama bencana melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hujan deras sudah mengguyur wilayah tersebut sejak 24 hingga 26 November, dengan banjir mulai terjadi pada 25 dan 26 November.

Teddy mengatakan bahwa pemerintah langsung turun ke lokasi bencana pada hari itu juga, termasuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto. Presiden Prabowo Subianto juga melakukan komunikasi langsung dengan kepala daerah setempat saat kejadian. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk pengerahan helikopter dari Pulau Jawa ke Sumatra untuk membantu dalam evakuasi dan penanganan darurat.

Meskipun demikian, beberapa pihak seperti Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM, Busyro Muqoddas, mengkritik penanganan bencana di Sumatra yang dianggap lambat. Ada desakan untuk menetapkan status bencana nasional guna mempercepat proses penanganan. Meski demikian, Presiden Prabowo memastikan bahwa situasi sudah terkendali dan pemerintah terus memonitor keadaan di lokasi. Penetapan status darurat bencana nasional masih dalam pertimbangan dengan memperhatikan berbagai aspek yang terkait.

Source link