27 Desa Terdampak Oleh Pencemaran Air, Solusi Air Bersih

by -57 Views

Letusan Gunung Ili Lewotolok mengakibatkan abu vulkanik yang menyebar ke 27 desa di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), meluas dari sebelumnya hanya 7 desa terdampak. Desa-desa yang terkena dampak meliputi Jontona, Lamaau, Baolaliduli, Aulesa, Lamawolo, dan lainnya. Selain itu, desa lain seperti Kalikur, Normal, Leudanung, Roma, dan lainnya juga ikut terdampak. Abu vulkanik ini telah sampai ke wilayah Kedang, yang sebelumnya hanya terjadi di Ile Ape dan Ile Ape Timur.

Meskipun aktifitas belajar mengajar di sekolah terdampak, pemerintah belum memberlakukan libur karena tingkat erupsi belum meningkat secara signifikan. Masalah air bersih menjadi perhatian utama karena tercemarnya sumber air oleh abu vulkanik. Pencegahan kontaminasi tersebut memerlukan distribusi air minum bersih, yang saat ini sedang dalam proses koordinasi dengan pihak swasta.

Pertanian juga terganggu karena lahan pertanian rusak oleh abu vulkanik, membuat tanaman tidak bisa dikonsumsi. Stok masker di BPBD terbatas, dan warga yang menggunakan kain sebagai pelindung diri. Koordinasi dengan pemerintah provinsi NTT dilakukan untuk mengatasi kekurangan masker. Gunung Ili Lewotolok meningkatkan status aktivitas vulkanik dari Level II menjadi Level III setelah menunjukkan peningkatan aktivitas sejak Januari 2026 dengan kolom abu mencapai 300 meter di atas puncak. Jumlah kejadian erupsi yang meningkat tajam menyebabkan peningkatan status gunung tersebut.

Source link